In Collaboration With

akibanation-logo-square.png

Kagum dengan cosplayer Indonesia

Ennichisai akan hadir dalam waktu kurang dari sebulan, bagaimana perasaanmu?

Tae Yeon : Saya sudah menghadiri Ennichisai 3 kali dan saya perhatikan Ennichisai semakin berkembang dan banyak hal baru, jadi saya sangat menantikan hal baru apa yang akan ada di Ennichisai tahun ini.

Bagaimana dan kapan kamu memulai cosplay?

Tae Yeon : Saya memulai cosplay sejak saya SMA, ketika saya SMA saat itu ada circle cosplay di kalangan murid. Saat itu di negara saya sangat jarang ada circle semacam ini, biasanya yang ada adalah circle untuk manga dan animasi. Saya belum pernah melakukan cosplay sebelumnya dan saya sangat tertarik, lalu saya bergabung ke dalam circle tersebut. Saat itu saya memiliki senior yang mengajarkan hal – hal yang berhubungan dengan cosplay. Saya ingin bercosplay bersamanya dan kami merencanakan cosplay apa yang bisa dilakukan bersama. Saat itu ada sebuah series berjudul Di Gi Charat, senior saya bercosplay menjadi Dejiko dan saya bercosplay menjadi Puchiko. Saat itu kami membuat kostum kami sendiri.

Menurutmu, sejauh ini kostum atau karakter apa yang sulit untuk dibuat dan dicosplaykan?

Tae Yeon : Sebenarnya setiap karakter memiliki kesulitannya masing-masing, dan saya belum pernah belajar untuk membuat kostum atau pola, jadi sangat sulit bagi saya ketika membuat kostum seperti suit, jaket, ataupun kostum yang sangat rapi. Biasanya saya akan menyerahkan hal ini kepada teman saya yang juga seorang designer.

Menurutmu hal apa yang paling tersulit dalam membuat sebuah kostum?

Tae Yeon : Saya sangat memikirkan hal ini, menurut saya hal yang tersulit adalah ketika kostum yang dibuat sudah jadi 80%, karena di masa-masa ini saya merasa kostum sudah hampir jadi, walaupun sebenarnya kostum tersebut belum sepenuhnya selesai, jadi menurut saya hal yang paling sulit adalah saat menyelesaikannya, haha.

Bagi kamu, kostum seperti apa yang lebih suka kamu buat, kostum berarmor atau yang tidak berarmor (fabric)?

Tae Yeon : Saya lebih suka untuk membuat senjata (weapon) atau armor, bukan kostumnya, karena kostum kain memiliki aturannya sendiri, sedangkan dalam membuat armor atau weapon saya bisa menggunakan apa saja yang saya inginkan dan mencoba hal baru dalam pembuatannya. Itu lebih menyenangkan untuk saya. Saya biasa mencari barang di Daiso untuk dimodif ke dalam kostum saya.

Apakah kamu memiliki karakter favorit yang menginspirasimu dalam kehidupan sehari – hari?

Tae Yeon : Saya sangat menyukai karakter Lina Inverse dari series anime Slayers sejak lama, sudah selama 20 tahun, dia adalah pahlawan sepanjang masa bagi saya. Dia terlihat sangat keren ketika saya masih kecil, karena dia bisa mengguakan sihir dan sangat kuat, tidak pernah menyerah, dan mampu memimpin banyak orang. Dia selalu memiliki percaya diri dalam apapun yang ia lakukan, dan menurut saya itu sangat keren, saya ingin bisa menjadi seperti dia.

Selain cosplay, ada hobi lain yang kamu sering lakukan?

Tae Yeon : Saya sangat suka makan dan mencoba berbagai makanan dari setiap belahan dunia. Jadi ketika saya sedang tidak cosplay biasanya berat badan akan bertambah dari biasanya. Untuk Indonesia, favorit makanan saya adalah sate ayam, itu sangat enak, setiap kali saya ke Indonesia saya akan meminta untuk makan itu.

Apakah ada karakter cowok yang kamu suka?

Tae Yeon : Jika ada karakter ikemen yang bisa saya pilih, saya akan pilih Kakashi dari Naruto, karena selain kuat dia juga adalah orang yang perhatian terhadap temannya dan sangat friendly. Selain dia, karakter yang saya suka adalah Ironman. Walaupun dia terlihat egois namun dia juga adalah orang yang berhati mulia. Dia tidak ragu untuk selalu merasa puas terhadap dirinya. Jadi menurut saya dia adalah pahlawan yang sesungguhnya di film Avenger.

Sebagai salah satu alumnus World Cosplay Summit, bagaimana pendapatmu mengenai perkembangan komunitas cosplay dini, terutama pada kalangan kompetisi cosplay?

Tae Yeon : Komunitas Cosplay dalam konteks keseluruhan menurut saya sudah semakin berkembang, semakin banyak cosplayer sekarang ini, ditambah karena semakin mudahnya untuk mendapatkan barang-barang cosplay seperti wig, kostum, lensa kontak, dsb. Semakin banyak orang tertarik dan belajar bercosplay karena mereka menikmatinya, yang artinya itu bagus, karena inti dari cosplay adalah bersenang-senang. Dalam hal kompetisi, sekarang semakin banyak pula yang cosplayer yang serius, semakin banyak yang mencoba belajar untuk perform di panggung. Dan ketika mereka beraksi di panggung mereka mencoba untuk menjadi karakter yang dicosplaykan, mempelajari karakternya termasuk bagaimana membuat suasana panggungnya, pencahayaan, dan musik, sehingga kualitas kompetisi cosplay menjadi beragam. Sehingga saat ini cosplay juga bisa menjadi sebuah pertunjukan.

Apa yang kamu harapkan dapat kamu lihat di World Cosplay Summit tahun ini, dalam hal kompetisi dan partisipannya?

Tae Yeon : Ini sangat sulit dikatakan, karena setiap tahunnya representative cosplay yang berbeda. Pastinya ada beberapa partisipan dari negara- negara yang belum pernah saya kunjungi dan saya belum tau seperti apa budaya yang mereka punya, contohnya tahun ini akan ada partisipan dari Israel dan Saudi Arabia. Saya sangat penasaran pertunjukan cosplay seperti apa yang akan mereka bawa nanti.

Kamu sudah sering datang ke Indonesia, bagaimana menurutmu cosplay di Indonesia?

Tae Yeon : Cosplayer Indonesia bisa dikatakan berkembang sangat pesat, kalian juga memiliki juara di WCS. Pertama kali saya ke Indonesia dan melihat cosplayer di sini, sebenarnya sudah bagus namun belum terlalu mengagumkan, namun sekarang Indonesia memiliki banyak cosplayer yang bagus, Cosplayer Indonesia bagus dalam membuat kostum armor, begitu juga dengan pertunjukan di panggung. Sekarang Indonesia sudah termasuk kedalam top komunitas cosplay.

Apakah kamu memiliki saran atau tips yang bisa kamu berikan kepada fans atau cosplayer lain yang ingin bercosplay sebagus kamu?

Tae Yeon : Saya tidak yakin apakah saya cosplayer yang bagus, tapi terkadang ketika bercosplay beberapa orang hanya mementingkan jumlah Likes atau follower, dan mereka mulai tidak peduli dan hanya bercosplay karena follower mereka. Menurut saya, setiap orang bercosplay karena mereka menyukai karakternya dan untuk bersenang – senang. Saya harap mereka tetap bercosplay akan apa yang mereka senangi, bukan karena apa yang disenangi follower-nya.

Kira – kira kostum apa nih yang akan dibawa Tae Yeon di Ennichisai 2019 nanti?

Tae Yeon : Saya masih memikirkannya, karena Indonesia sangat panas biasanya saya tidak akan membawa kostum yang panas, sepertinya saya akan membawa kostum karakter dengan yukata. Saya juga sudah membahas dengan teman saya mengenai Kingdom Hearts, mungkin saya akan membawanya.

Kalian juga bisa mengikuti update Tae Yeon di media sosialnya :

https://www.instagram.com/minemes.kty/
http://www.facebook.com/TYcosplay 
http://worldcosplay.net/member/29916/ 
https://twitter.com/K_TaeYeon0224